Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Perum Wisma Nusa Permai, Blok D Nomor 49, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/3/2022). Penemuan jasad korban yang sudah dalam berbentuk tulang belulang tersebut berwal dari mimpi anak angkatnya yang ditemui almarhum. Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

Diungkapkan, peristiwa penemuan tersebut terjadi Minggu pagi sekitar pukul 09.30 Wita. "Iya benar, saat ditemukan kondisi tubuh jenazah sudah sisa tulang dan posisi terlentang," ujar Iptu I Ketut Sukadi, Senin 14 Maret 2022. Dalam keterangan resminya, Sukadi menyebut, penemuan kerangka manusia diketahui bernama Mario Llobet Esteban.

Seorang laki laki berusia 75 tahun asal Spanyol berpaspor XDA759249. Hal itu semakin dikuatkan dengan keterangan anak korban bernama Anang Firdaus, 39 tahun. Anak korban tinggal di Perum Puri Nusa Dua Gang VIII Nomor 64, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Lanjut Sukadi, anak angkat korban dua minggu lalu didatangi korban lewat mimpi. Dalam mimpi itu, korban meminta tolong untuk sekali sekali datang ke rumah tempat kontrakannya (TKP). "Anak angkat korban sempat didatangi lewat mimpi. Namun karena kerjaan, anak angkat korban baru sempat datang ke TKP," terangnya.

Lanjut Anang kepada petugas kepolisian, dirinya mencoba untuk datang ke TKP bersama saksi lainnya, Purwanto untuk membantu membersihkan rumah. Saat tiba di lokasi, pagar, pintu rumah masih terkunci. Anang kemudian sempat membuka paksa namun gagal.

Hingga ia mencoba masuk melalui jendela rumah dengan cara mencongkelnya. Ia semakin curiga ketika pintu kamar korban dalam keadaan tertutup. Saat dibuka, ia kaget sudah menemukan kerangka manusia di atas tempat tidur.

Anang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak terkait di TKP. Beberapa saat kemudian Tim Inafis Polresta Denpasar tiba di lokasi disusul BPBD Badung, Bali. "Anak korban terakhir kali bertemu tahun 2015 dan memberitahu jika dirinya pindah kerja. Sedangkan dari saksi atau tetangga terakhir melihat 6 tahun yang lalu," tambahnya.

Setelah kejadian itu, kerangka tulang yang ditemukan petugas akhirnya dibawa ke RSUP Sanglah. Evakuasi dilakukan ntuk pemeriksaan lebih lanjut dan mencari penyebab meninggalnya korban.