Profil Anthony Elanga, Kepercayaan Solskjaer & Rangnick, Ancaman bagi Rashford & Martial

Nama Anthony Elanga tenga melambung belakangan ini menyusul performa impresifnya di atas lapangan. Baru baru ini dia menjadi penyelamat Manchester United dari kekalahan melawan Atletico Madrid di ajang Liga Champions. Anthony Elanga mencetak gol penyama kedudukan pada menit 80 sesudah Joao Felix menit ke 7.

Pemain berusia 19 tahun itu meneruskan jejak ayahnya sebagai pesepak bola, Joseph Elanga. Ayahnya berkebangsaan Kamerun Swedia, namun dia memilih untuk menjadi bagian dari tim Afrika, Kamerun. Ia pernah bermain bersama Samuel Etoo pada tahun 1998.

Namun, ada perbedaan posisi dari yang dimainkan sang ayah denga Elanga. Jika Joseph Elanga bermain sebagai bek, anaknya bermain di pos lini serang dengan menempati posisi sayap. Musim ini, Elanga sudah mencetak 8 gol dan 3 assist di semua kompetisi bersama Manchester United.

Mulai dari kompetisi usia muda yang diikuti Manchester United, hingga bersama tim utama di kompetisi tertinggi hingga level Eropa. Tekad dan kerja kerasnya di Manchester United sejak berada di akademi membuahkan hasil yang membuat keluarga Elanga gembira. Tawaran kontrak sepak bola senior dari Manchester United didapatkannya pada masa Ole Gunnar Solskjaer, Maret 2021.

Mantan pemain Man United itu tidak ragu untuk memberikan kesempatan kepada pemain yang penuh dengan talenta ini. Pada hari terakhir musim 2020/2021, Solskjaer berani merotasi skuatnya dengan menurunkan tim muda dan belum berpengalaman ketika menghadapi Wolves. Hal itu ia lakukan karena selang empat hari Manchester United akan menghadapi Villarreal di final Liga Eropa.

Anthony Elanga yang masuk dalam starting XI Solskjaer tidak menyia nyiakan kesempatan tersebut. Dia hanya butuh waktu 13 menit untuk merubah papan skor pertandingan, hingga laga pun berakhir untuk kemenangan 2 1 atas Wolves. Elanga punya kecepatan, dribling bola yang baik, serta bakat sepak bola yang mengalir dalam darahnya dari sang ayah.

Kemampuan dia mengolah bola sulit untuk ditebak. Kepercayaan Solskjaer memberikan kontrak berdurasi panjang untuk Elanga bukan tanpa alasan. Penghargaan Jimmy Murphy Youh Player of the Year United berhasil dia raih pada musim 2018/2019 ketika berada di level U 18.

Hampir di setiap pertandingan Elanga mencetak gol untuk tim muda Manchester United. Penghargaan prestise itu juga pernah diraih oleh lulusan lulusan terbaik Manchester United seperti Marcus Rashford, Mason Greenwood, Alex Tuanzebe, Phil Neville, Paul Scholes, hingga Ryan Giggs. Kepala akademi Manchester United, Nick Cos ketika itu berkelakar, mengapa Elanga layak mendapatkan penghargaan ini.

Hal itu dikarenakan dedikasinya, baik di atas lapangan maupun di luar lapangan. "Di luar lapangan, Anthony sangat berdedikasi dan selalu memberikan upaya maksimal, baik itu dalam pendidikan, pelatihan, atau pekerjaan pemulihannya, dan itulah yang ingin kami lihat dari para pemain muda kami," kata Cox, dikutip dari 90min, dilansir situs resmi klub. "Di lapangan, dia menjadi lebih konsisten, secara teratur menunjukkan kecepatan, bakat, dan penyelesaiannya, sementara juga meningkatkan kecepatan kerjanya," jelasnya.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan yang ditunjukan Anthony Elanga membuatnya kerap mendapatkan tempat dalam starting XI. Termasuk ketika Manchester United berada di bawah asuhan Ralf Rangnick saat ini. Bahkan lagu untuk Elanga berkumandang riuh di Stadion Wanda Metropolitano ketika dia berhasil menyamakan kedudukan atas Atletico Madrid.

"Semua orang bisa mendengarkan nyanyian mereka (fans Man United) dengan lagu itu. Ini bagus untuk Elanga dan menunjukkan betapa kreatifnya pendukung kami," ungkap Rangnick menanggapi lagu yang dinyanyikan suporter untuk Elanga. Usai laga, Rangnick memuji penampilan pemain berusia 19 tahun ini, bagaimana ia bermain dengan gairah dan kegembiraan selama di atas lapangan. "Anthony di semua pertandingan yang dia mainkan sejau ini menunjukkan dia bermain dengan gairah, kesenangan, dan kegembiraan," kata Rangnick dikutip dari BBC.

"Dia menikmati diri di lapangan dan saat mengetahui kekuatannya, asetnya, dan senjatanya. "Dia selalu berusaha bermain dan menunjukkan senjatanya. Itulah yang dia lakukan hari ini," jelas mantan pelatih RB Leipzig itu. Kehadiran talenta luar biasa dari akademi Manchester United ini bisa menjadi bom waktu bagi Marcus Rashford, Anthony Martial, hingga Jesse Lingard dalam skuat Setan Merah.

Jika mereka tidak memberikan sesuatu yang lebih untuk Rangnick, bukan tidak mungkin nama Elanga menjadi pilihan utama. Tidak hanya Elanga, masih ada Mason Greenwood yang menyita perhatian penggemar dengan tipu daya permainannya. Dengan usia yang lebih muda, kekuatan yang lebih bergairah, serta ambisi untuk mengembangkan permainan bisa menjadi senjata bagi amunisi muda ini untuk mendapatkan starting XI.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About Us

Sed gravida lorem eget neque facilisis, sed fringilla nisl eleifend. Nunc finibus pellentesque nisi, at is ipsum ultricies et. Proin at est accumsan tellus.

Featured Posts