Kemacetan parah terjadi saat rekayasa arus lalu lintas yakni One Way dan contraflow di ruas Tol Cikampek pada Sabtu (7/5/2022) kemarin. Imbasnya, kepadatan kendaraan terjadi di Jalan arteri wilayah Jakarta Timur Kota Bekasi, tepatnya di kawasan Kalimalang. Kendaraan yang mengarah ke timur terjebak kemacetan yang mengular akibat antrean kendaraan yang tak bisa melintas di Tol Cikampek.

One way yang diberlakukan Kepolisian guna memperlancar arus balik menyebabkan kepadatan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta Cikampek (Japek) yang menjadi jalur utama arus mudik Lebaran 2022. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo, menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan yang terkena imbas kemacetan yang terjadi Sabtu (7/2/2022). "Kami dari pihak Kepolisian mohon maaf kepada para pengendara dengan cara bertindak yang kami lakukan. Kami mohon maaf karena ini betul betul dinamis," kata Sambodo kepada wartawan, Minggu (8/5/2022).

Atas kejadian kemarin, Sambodo memastikan hal ini tidak terulang kembali. Hal itu akan diupayakan dengan melibatkan personel untuk gencar mensosialisasikan segala perubahan yang ada secepat dan seakurat mungkin kepada seluruh masyarakat, khususnya mereka yang tengah menuju Jakarta atau sebaliknya. "Di lapangan sudah ada mekanismenya, tentu ada jeda waktu satu atau dua jam sebelum kami melakukan perubahan bertindak. Kami akan sampaikan kepada teman teman media termasuk juga melalui media sosial yang ada, seperti di Twitter atau Facebook TMC Polda Metro sehingga informasi sosialisasi itu sampai kepada masyarakat," tuturnya.

Ia mencontohkan perihal perubahan atau diskresi pengaturan rekayasa lalu lintas arus balik itu dengan pemberlakuan contraflow di Cikampek KM 3+500. "Pukul 16.30 WIB yang tadinya diberlakukan one way dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung sampai KM 3+500 Tol Japek, tadi kita ubah dari one way menjadi contraflow. Jadi contraflow dilaksanakan di KM ini sampai Cibitung. Jadi dari Semarang sampai Cibitung masih one way, dari Cibitung ke KM 3+500 contraflow," terang Sambodo. Sambodo mengakui dalam hal ini akan timbul kepadatan arus lalu lintas yang terjadi. Hal ini disebabkan karena volume kendaraan akan meningkat ketika arus datang secara bersamaan dari dua arah.

"Kita akan berikan yang terbaik sehingga pemudik yang akan kembali ke Jakarta maupun yang akan meninggalkan Jakarta bisa sama sama melintas tanpa ada kepadatan. Kami bekerja keras bagaimana mengelola kemacetan dan kepadatan ini sehingga semuanya dapat berjalan baik," ujarnya.